Panitia Bimbingan Dasar Manasik Haji Gelar Pertemuan ke-2 - Fokus pada Aqidah Islamiyyah dan Kesehatan Haji Calon Jemaah Haji 1447 H/2026 M
BANDUNG (SF) - Panitia Pelaksana Manasik Haji untuk Calon Jema'ah Haji 1447H/2026M, kembali menggelar kegiatan Manasik Haji pertemuan ke-2 pada Ahad, 26 Oktober 2025, bertempat di Masjid Ar Risalah PD Persis Kota Bandung. Pertemuan kali ini mengangkat tema “Aqidah Islamiyyah dan Kesehatan Haji”, dengan menghadirkan narasumber Ust. Uhud Sholihudin, M.Pd., dan H. Asep Sopyan Hariri, S.KM. (Dinas Kesehatan Kota Bandung), yang memberikan penjelasan komprehensif terkait materi penjelasan bagi calon jemaah haji. Ketua Pelaksana Manasik Haji, Ust. H. Dadan Ramdhan, menyampaikan bahwa kegiatan Manasik menjadi bagian dari Bimbingan Dasar Manasik di daerah Kota Bandung, dan sebagai KBIHU Persatuan Islam tentunya berkewajiban memenuhi Fasilitas yang diterima oleh Jema'ah Haji salah satunya adalah Bimbingan Dasar Manasik Haji. Ust. Uhud Sholihudin, M.Pd mengangkat tema Kita adalag Keluarga, pada sesi pertama pertuman ke 2 Bimbingan Dasar Manasik Haji kali ini. Dalam paparannya, Ust. Uhud menekankan bahwa Kita adalah Keluarga merupakan salah satu point penting dalam persiapan melaksanakan ibadah haji. kesiapan ini mencakup aspek kepatuhan terhadap anjuran dalam berperilaku selama proses persiapan hingga keberangkatan. pada pertemuan ke-2 ini juga hadir pemateri dari Dinas Kesehatan Kota Bandung yakni H. Asep Sopyan Hariri, S.KM. dengan memberikan materi mengenai Kesehatan haji kepada para calon jemaah haji. Pada sesi ini, Asep Spyan Hariri menjelaskan mengenai Tujuan Penyelenggaraan Kesehatan Haji berdasarkan Permenkes No. 62 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kesehatan haji. "untuk mencapai kondisi Istitaah Kesehatan haji, lalu mengendalikon Faktor Kesehatan Haji, Menjaga Agar Jemaah Haji dalam kondisi sehat selama di indonesia, perjalanan, dan tanah suci, lalu mencegah terjadinya transmisi penyakit menular yang mengkin terbawa keluar dan/atau masuk indonesia oleh jemaah haji, dan trakhir memaksimalkan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan kesehatan haji. itulah 5 tujuan dasar penyelenggaraan kesehatan haji." pangkas Asep Sopyan Hariri pada sesi ini, fokus pembahasan Penyelenggaraan Kesehatan Haji bukan hanya sekedar tujuan saja, namun juga bagaimana jemaah menjaga kesehatan mulai dari persiapan, perjalan, pelaksanaan ibadah haji, dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan prima. Para calon jemaah haji tampak aktif mengikuti sesi tanya jawab selama berlangsungnya kegiatan Bimbingan Dasar Manasik Haji. Kegiatan ditutup dengan imbauan kepada seluruh calon jemaah untuk terus menjaga pola hidup sehat dan rutin memperdalam materi dasar ibadah haji hingga waktu keberangkatan. ---