Ust. Andri Mulyadi : Akhlaq Haji - Menggapai Haji Mabrur pada pertemuan ke-6 Bimbingan Mansik Haji
BANDUNG (SF) - Ketua PD Persis Kota Bandung, Ust. Andri Mulyadi, memberikan materi mengenai Akhlaq Haji pada pertemuan ke-6 dalam rangkaian Bimbingan Manasik Haji KBIHU Persis Kota Bandung, berlokasi di Aula Masjid Ar Risalah, Bandung pada (23/11/2025). dalam kesempatan tersebut, Ust. Andri menjelaskan dalam konteks menggapai haji mabrur, dimana Berdasarkan bahasa Al-Hajj bermakna alqoshd, yakni menuju satu tempat dengan maksud tertentu. Dari sisi syari’at berarti pergi ke baitullah/Ka’bah di Makkah untuk melakukan Ibadah. “Makna asal haji adalah menuju sebuah tempat untuk ziarah/berkunjung. Dan dikhususkan dalam pengertian syari’at : menuju Baitullah untuk melaksanakan peribadahan khusus” (Mu’jam Mufradat al-Fadz al-Qur’an : 106) Sedangkan Definisi Mabrur satu akar kata dengan birr ; kebaikan. Al- Hafidz ibn Hajar mengutip penjelasan beberapa ulama terkait pengertian mabrur “Ibn Khalawaih berkata : al-Mabrur itu artinya makbul (diterima). Ulama lainnya berpendapat : Haji yang tidak bercampur dengan sedikitpun dosa, Imam Nawawi menguatkan pendapat ini” (Fath Al-Barri Bab : Fadlil hajjil Mabrur III : 382). Ibadah Haji & Umrah merupakan ibadah puncak dari rangkaian ibadah rukun Islam. Pada umumnya orang-orang mampu dengan mudah mengamalkan syahadat, shalat, zakat dan shaum, tetapi hanya beberapa orang saja dari mereka yang mampu beribadah Haji & Umrah hal ini sudah diisyaratkan sendiri. Dengan kata lain, seseorang yang beribadah haji & Umrah sudah betul-betul mempersiapkan segalanya dari sejak awal. Mulai dari tekad yang kuat, ketahanan fisik sampai kemampuan finansial, Inilah diantara faktor-faktor yang menjadikan haji & umrah langsung mendapatkan balasan surga dari Allah S.W.T. Sebab orang yang sudah mampu menyiapkan ketiga hal tersebut dari sejak awal sudah tentu merupakan orang yang siap mengabdikan dirinya secara total untuk Allah S.W.T, orang yang sudah siap mengorbankan jiwa & raganya untuknya untuk surga yang didambakan. Maskipun demikian, tidak otomatis begitu saja haji & Umrah mendatangkan surga. Ada syarat khusus untuk hal itu, yakni MABRUR Dalam hal ini maka ada beberapa rambu-rambu yang harus diperhatikan agar haji & Umrah menjadi MABRUR, yaitu : 1. Meluruskan Niat 2. Memperhatikan Perbekalan dengan Benar 3. Harus Melibatkan tatacara Khusus yang sudah digariskan Nabi SAW 4. Menjauhi Rafats dan Fusuq 5. Taqwa Dengan demikian : Haji dan umrah yang mabrur dadalah haji yang bisa membawa pengamalannya pada derajat taqwa. Setelah ibadah haji & umrah ketaqwanya mewujud pada kehidupannya sehari-sehari. ----