Pemudi Persis Kota Bandung Launching Geulis : Gerakan Literasi bersama Komunitas Literasi Bandung
Pimpinan Daerah Pemudi Persis Kota Bandung sukses menyelenggarakan acara Launching Geulis (Gerakan Literasi Pemudi Persis) dengan tema "Membangun Fondasi Literasi dari Rumah". Acara yang diadakan di ruang pertemuan Asep Stroberi, Hotel California, Kota Bandung ini menarik perhatian berbagai komunitas literasi. Pemudi Persis, sebagai organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang dakwah dan pendidikan, menargetkan anggotanya yang berusia 16 hingga 35 tahun. Pada usia ini, perempuan berada dalam masa produktif, dan Pemudi Persis menekankan pentingnya literasi sebagai bagian dari pengembangan diri. Literasi merupakan salah satu perintah Allah SWT, sebagaimana tercantum dalam Q.S Al-'Alaq tentang pentingnya membaca, yang menjadi dasar dari gerakan ini. Acara ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi, tetapi juga untuk menginspirasi generasi muda, khususnya muslimah di Kota Bandung, agar membangun fondasi literasi dari rumah. Ketua pelaksana acara mengungkapkan harapannya bahwa melalui program Geulis, generasi muda muslimah dapat menyadari peran penting mereka sebagai calon ibu, yang akan menjadi madrasah pertama bagi anak-anak mereka. "Apapun peran muslimah hari ini, baik sebagai mahasiswi, guru, atau pekerja kantoran, pada akhirnya mereka akan menjadi seorang ibu. Peran ini harus kita sadari sejak dini, karena rumah adalah tempat pertama dalam membangun peradaban. Kami berharap program ini dapat menginspirasi para muslimah untuk mulai bergerak dari rumah masing-masing," ujar Ketua Pelaksana. Acara ini juga didukung oleh DISPORA (Dinas Pemuda dan Olahraga) Kota Bandung, dengan kehadiran perwakilan dari berbagai komunitas literasi di Kota Bandung, seperti Asia Africa Reading Club, Aksara Rembaka, Forum Lingkar Pena, Salman Reading Corner, Bandung Book Party, dan Playdates. Keynote speaker H. Achmad Faisal, S.Pd., membuka acara dengan memberikan arahan penting tentang literasi. Kemudian, Dinnar Khairunnisa, Founder Playdate Bandung, memaparkan materi berjudul "Menyiapkan Generasi Cinta Literasi dari Rumah". Selain itu, Fitri Lailatul, seorang penggiat Read Aloud, juga memberikan materi yang seru dan interaktif melalui sesi bercerita. Sesi FGD (Focus Group Discussion) menjadi salah satu highlight acara, di mana para peserta dibagi menjadi enam kelompok untuk membahas keresahan dalam dunia literasi. Diskusi ini diakhiri dengan presentasi hasil yang menunjukkan beragam solusi dan pandangan peserta. Acara ditutup dengan pemaparan oleh Dr. Rosihan Fahmi, M.Hum. dari Lembaga Pemberdayaan Komunitas Literasi Pimpinan Pusat Persatuan Islam, yang juga mendapatkan dukungan dari pengurus Persis Kota Bandung. Pemudi Persis berharap melalui Geulis, gerakan ini dapat menjadi salah satu kontribusi nyata dalam meningkatkan minat baca di kalangan generasi muda, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya literasi dalam membentuk generasi muslim dan muslimah yang cerdas dan berakhlakul karimah.***